Senin, 30 Mei 2011

Investment for Housewives Bagian ke-2 dari beberapa tulisan

Cash Flow...Cash Flow...Cash Flow
Maksimalkan Cash Flow keluarga yuk.....
Tanggapan dan kritikan yang masuk pada tulisan saya benar-benar membuat semangat menulis menjadi menyala nyala…wow terimakasih kawan-kawan. Ini saatnya belajar lagi, sambil ngeteh sore-sore tentunya lebih relaks dan nikmat kan. Kapan lagi kita bisa belajar sambil ngeteh dan makan snack sore sementara anak-anak masih asik dengan kursus dan hal lain?
Sampai mana ya? Oh, iya manajemen kas…yuhuu…ini topik yang cukup seru deh! Kas berada dalam urutan pertama daftar asset. Pentingkah? Wow…pastinya penting sekali, kalau tidak, pasti nggak ada dalam urutan pertama, ya kan.
Kas dalam rumah tangga dihasilkan dari penerimaan atas gaji atau pendapatan sewa atau pendapatan lain-lain. Gaji diperoleh dari penghasilan nafkah, bisa suami atau istri yang bekerja sebagai karyawan. Pendapatan sewa merupakan pendapatan yang diperoleh oleh keluarga karena menyewakan rumah, kebun dll. Sedangkan pendapatan lain-lain yaitu misalnya apabila anda putus arisan, dapat warisan, sumbangan dari teman dan lain-lain deh pokoknya yang sifatnya tidak terduga dan tidak terukur jumlahnya. Nah, kalau seandainya Ibu rumah tangga tersebut telah mengembangkan bakat bisnisnya sehingga ada tambahan pendapatan lain yang jumlahnya cukup besar dari bisnis tersebut, maka statusnya sudah berubah tentunya bukan Ibu rumah tangga biasa kan? Ok, yang ini kita bahas lain kali saja kalau ada kesempatan. Temanya bisa saja Meningkatkan dan Melindungi bisnis anda supaya tidak miskin ketika bangkrut….haaa…panjaaaannngg sekali dan mengerikan.
Ok, back for good….hmm…lagunya wet wet wet tuh.  Nah manajemen kas itu sebenarnya sudah banyak dipraktekkan oleh Ibu-ibu rumah tangga dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran. Tapi jangan lupa tambahkan dengan jumlah tabungan dan simpanan lain setara kas….setara kas artinya dapat diuangkan dengan cepat. Gitu saja, gak usah bertele-tele dengan kaidah akuntansi karena hmmm….saya juga tidak terlalu paham secara detil dan di sini kita melakukan manajemen rumah tangga yang pelaku dan pengawasnya adalah anda sendiri. Just make it as simple as possible karene kerjaan seorang housewife sudah banyak dan menyita seluruh energi dan emosi, kalau bisa semuanya simple dan hmmm…Say, nggak pinginkah kamu ke salon atau spa sesekali, trus melakukan hobbymu yang lama nggak tersentuh atau having fun dengan anak-anak? Ummm….tentu saja pingin tapi itu tadi kita hidup dengan bujet yang ketat dan tampaknya semua barang harganya naik terus akhir-akhir ini. Yah…ayolah kita fokus pada hal yang bisa kita kontrol…sementara lupakan dulu hal lain.
Ok, dear….sejumlah inilah yang bisa kita pakai untuk menabung dan membiayai aktifitas ekstra lainnya. Lakukan seperti ini….Kas Masuk-Kas Keluar=Jumlah yang siap disisihkan (disebut juga kas bersih/nett cash). Gampang kan? Apa…..masih tersisa jumlah yang sedikit? Oke mari kita maksimalkan asset kita. Orang-orang yang bijak memaksimalkan asset mereka sehingga mereka dapat memiliki kualitas hidup yang baik. Coba kita petakan kepemilikan asset kita. Sebidang tanah kosong di dekat komplek perumahan, Satu rumah warisan ….wow…kita cukup kaya bukan?
pekarangan kosong, bisa kita sewakan untuk garasi mobil atau tempat parkir bank ataupun pertokoan di sekitarnya kan? Pastinya akan ada tambahan kas bersih dari hasil sewa tersebut. Itu adalah salah satu contoh operasionalisasi asset.
Apa? Bagaimana kalau tidak punya asset yang bisa dioperasionalkan…well, honey…pilihan yang ada cuma ada dua untuk mendapatkan tambahan kas bersih. Yang pertama adalah memaksimalkan asset dan yang kedua adalah mencari tambahan penghasilan. Rasanya cuma itu saja pilihan yang ada.
Mengenai cara menambah penghasilan, usahakan tidak menambah modal atau pakai modal sekecil-kecilnya karena fokus utama adalah memaksimalkan asset sehingga kita bisa pakai asset kita yang ada Hon, misalnya Papah ada mobil buat ke kantor dan mobil ini cuma buat berangkat dan pulang kantor saja, berarti asset ini kurang maksimal, selama jam kantor bisa saja kita sewakan mobil ini kan? Pokoknya optimis deh jalan selalu ada asal ada niatnya.
Ok, Say…saatnya jemput anak-anak dari les….aku atau kamu yang njemput? Papah aja deh, tolong sekalian mampir beli telur trus itu jaket  sama susu untuk Jesi dibawa sekalian kasian kan sudah malam dingin sekali, terus…bla…bla..bla…..Hati-hati ya Pah! Hmmm….that’s my wife…gak pernah kekurangan bahan omongan….hehehe.

Palangka Raya 30 Mei 2011

Jumat, 27 Mei 2011

Investasi for Housewives--ASSET (bagian 1 dari beberapa tulisan)

Selamat Pagi,
Beberapa waktu yang lalu salah satu adik saya mendesak saya menulis buku mengenai investasi. Upsss.....buku investasi????? Wkwkwkw.....sudah banyak tuh dipasaran. Saran hanya masuk kotak ide. Setelah lewat 3 bulan kemudian....pada saat saya sedang berada di perjalanan muncul kembali ide tersebut dan sekaligus sudut pandangnya.

Hmmm....menurut saya buku investasi sudah berjibun di pasaran. Dan diperlukan satu sudut pandang yang baru supaya orang mau membacanya dan dipraktekkan. Ya, apalah artinya baca berbagai macam buku investasi dan tidak dipraktekkan? Buang-buang duit dan kita ikut berkontribusi pada kerusakan hutan....heheh...kertas kan bahannya dari pohon ya....whatever....yang jelas kata orang Jawa....muspra...mubazir...

Nah....setelah dimatangkan ternyata idenya adalah membuat tulisan mengenai investasi dengan sudut pandang seorang Ibu rumah tangga. Nah, tahu sendiri kan ibu rumah tangga itu nggak kerja tapi kerjaannya banyak. Bayangin pagi-pagi sudah bangun, nyiapin sarapan suami dan anak-anak....nganter sekolah anak, trus bersih berish rumah dan cuci pakaian....belanja ke pasar...masak makan siang...jemput anak lagi sekalian shoping yeee......pulang....ngantar les....siapin snack sore....pergi arisan di tempat Bu RT....trus gitu sampai mau tidur malam aja digangguin suami....hehehe.....

Yang lebih stressfull lagi nih....harus mengelola keuangan keluarga....kliyeng po ra nek ngono hayooo...sorry balik ke selera asal....bahasa Jawa heheheh.....maksudnya kalimat itu kira-kira...apa nggak pusing kepala hayooo.....gitu deh. Gaji suami harus dikelola supaya habissss....halahhh....kok habis sih????
Lha tapi biasanya gitu sih....habis atau minus.....Gubrakkk!

Well, listen Honey!.....sekarang tantangan untuk menjadi manajer keuangan yang baik adalah mengelola sisi aktifa dan pasifa dari neraca keuangan keluarga dan melakukan semuanya itu untuk memastikan kesejahteraan stockholder atau dalam hal ini keluarga.

Oke Ibu-ibu.....Aktifa bisa juga disebut asset. Dalam neraca ini ada di sisi sebelah kiri....tapi kalau bingung gak usah pake kiri kanan deh karena saya yakin masih ada yang suka bingung mana tangan kanan atau mana tangan kirinya.....hehehe.....ok sebut saja asset. Apakah asset itu?

Asset secara umum bisa disebut sebagai kekayaan keluarga. Asset lancar dan asset tetap. Asset lancar adalah aset yang mudah dijual dengan cepat atau dijadikan uang dengan cepat termasuk di dalamnya adalah uang tunai, tabungan di bank, deposito, logam mulia, dan surat berharga lain seperti misalnya saham dan juga polis asuransi yang memiliki nilai tunai (jenis unit link).

Yang kedua adalah Asset tetap atau asset yang bila diuangkan atau dijual biasanya tidak cepat laku dan bisa agak lama contohnya bangunan gedung, rumah, villa atau tanah. Dalam tujuannya sebagai investasi jangka panjang, logam mulia (emas) dan polis asuransi bisa dikategorikan pada asset tetap juga. Itu menurut saya lho....artinya saya tidak mengikuti kaidah-kaidah akuntansi standar dalam pengelompokan ini.

Tujuannya adalah memberikan gambaran bahwa asset tetap adalah memiliki sifat investasi jangka panjang dan asset lancar adalah memiliki sifat investasi jangka pendek. Good girl! sudah mendapat gambaran?....Belum???? yah.....maklum biasanya cuma mencatat pemasukan dan pengeluaran kan?
Nah dengan mengidentifikasi asset anda bisa lebih bersyukur dan tidak cemberut terus kalo gaji suami kena potongan....hahahah....karena sebenarnya anda akan tahu bahwa anda dan keluarga lebih kaya dari yang anda bayangkan sendiri. Dengan begitu anda akan lebih bersyukur dan lebih ringan hati....Amiiinnn!!

Coba bayangkan anda memiliki sebidang tanah pekarangan....berapa nilainya? Rumah yang anda tempati ini, berapa nilainya trus perhiasan yang dibelikan dengan penuh kasih sayang oleh suami tercinta berapa nilainya sekarang. Belum puas? Lihat uang pertanggungan asuransi yang dimiliki suami anda 200 juta?....500 juta???? atau lebih. Mobil anda berapa nilainya sekarang? Nah jumlahkan semua itu...eh kalau anda bisa menghitung coba juga tambahkan berapa meter kubik tanaman pohon jati atau sengon di tanah pekarangan anda...itu duit juga lho...juga kalau anda punya sapi atau ternak yang lain....
Nah cukup kan alasan untuk menjadi orang kaya??? Marilah kita bersyukur...

Apa, Say??? Cuma punya uang tunai sedikit? Well....itu masalah lain tapi apakah cukup buat belanja dan kebutuhan harian?....syukurlah kalau begitu mari kita tidur dan kita pikirkan pemecahan masalah manajemen Cash Flow untuk hari yang lain. Ok seperti serial anak-anak teletubies...mari...berpelukan!

And there lay on the bed Husband and Wife....sleep peacefully. The problem for today is settled in their room and who knows what tomorrow would bring????


Banjarbaru Akhir Mei 2011

Rabu, 09 Maret 2011

Dua Cara Paling Jitu Menyelesaikan Masalah Anda

Menurut pengalaman saya, ada dua cara paling jitu menghadapi masalah.
Sebelum menghadapinya sebaiknya anda melakukan sedikit analisis SWOT dulu (Strength, Weakness, Opportunity and Threat). Atau bahasa jawanya "digelar-gulung".

setelah itu lakukan satu diantara 2 pilihan ini.

1. hadapi dan selesaikan

2. LUPAKAN!
hehehe...cara kedua adalah cara paling gampang tapi tidak saya sarankan untuk dilakukan bila resource anda untuk menyelesaikan masalah tersedia dengan cukup.

Karena masalah merupakan bagian dari ujian hidup, ibaratnya sebuah kurikulum, hidup itu ditakdirkan sempurna. Untuk sempurna setiap orang harus melewati dan lulus ujiannya. Percayalah bila anda melupakan masalah anda dan tidak mengerjakannya, ujian itu akan datang dalam bentuk yang berbeda. Itu karena anda berhutang ujian. Jadi sebisa mungkin bersiaplah dan berjaga-jagalah!

Banjarbaru
9 Maret 2011

Selasa, 11 Januari 2011

Berbagi Ketiadaan

Pagi ini di salah satu stasiun televisi saya menonton siaran mengenai perencanaan keuangan keluarga. Mereka para pakar itu berbicara mengenai membagi pos-pos keuangan keluarga antara suami dan istri terutama bila masing-masing bekerja. Trus ada yang nyeletuk kalau pembagian tidak merata bagaimana?

Secara spontan tak jawab ya, kalo mau dibagi ya yang ada saja yang dibagi. Adanya seberapa baru dibagi. Memang penyakit orang berumah tangga dalam hal keuangan adalah perbedaan tujuan keuangan. Yang satunya pingin beli mobil, satunya pingin beli rumah....coba ada rumah mobil ya, pasti nggak masalah lho!
Satunya pingin foya-foya, satunya pingin nabung...oke Hon! kita ke Las Vegas...bisa foya-foya dan nabung lebih banyak kalo beruntung menang judi...hehehe.

Lha itu kalo ada duitnya dan cukup. Kalau nggak ada trus apa yang dibagi? Lhadalah....mosok sampai nggak ada seh???? Lha nyatanya ada tuh yang cerita seperti itu ke saya. Salah seorang saudara yang sekarang sukses pernah bercerita bahwa dia dan istrinya pada suatu saat pernah sampai bingung beli beras karena duitnya habis. Trus sing dibagi apaaaaaa........

Ya sudah, kita pinjam duit saja, katanya. Lha..dalam hal pinjam duit inilah mereka suami-istri kompak. Berbagi ketiadaan dengan pasangan dan siap pasang body, menebalkan muka dengan semen pasir kualitas terbaik dan tidak lupa pake aci biar halus mulusss.....jadi kalo pinjam duit ya nggak ngisin-isini (nggak memalukan). Itu lho meniru Pak Ical Bakrie,...pinjam duit harus mentereng mobil paling mewah dibawa, prospektus perusahaan dibawa. Hasilnya bisa dapat pinjaman yang banyak dari Bank. Horeeeee.....!!!!.

Lha tapi kalo pinjam mertua ya caranya kebalikannya itu, harus dengan wajah memelas supaya dapat belas kasihan dan pinjaman dengan grace period tak terbatas......olala! Nah cara apapun yang dipilih yang penting dapur ngebul lagi kan?

Trus sebenarnya yang apa sih yang mereka bagi sebagai suami istri dalam hal itu? Hmmm....menurut saya mereka berbagi risiko hidup! Sesuatu yang mungkin tidak pernah menjadi bayangan pasangan muda yang sedang berbunga-bunga penuh cinta ketika merencanakan hidup bersama...pokoknya asal bahagia Mas! Yah bagi mereka yang sudah bertahun-tahun hidup bersama itulah realita kehidupan. Berbagi risiko...berbagi ketiadaan! Bahkan ketika tidak ada yang dibagi pun masih bisa berbagi.....Sodara-sodara hidup itu indah ketika kita menjadikannya indah!

Salam penuh keindahan

Jakarta, menunggu flight ke Palangka Raya!

Jumat, 31 Desember 2010

Lagi-lagi Soekarno

Kisah ini hanya copy paste dari forumnya Vivanews.com
Bandingkan dengan negosiasi pembebasan Petugas DKP dan Nelayan Malaysia baru-baru ini. Kebanaran dari cerita ini saya sendiri kurang jelas karena saya tidak melakukan riset mengenai hal ini. Mohon dimaafkan.


Kisah ini dimulai dengan adegan berikut.

Bung Karno geram. Ike mencoba merayunya, “Tolong bebaskan pilotku”. Tapi Bung Karno tetap saja geram. Mungkin juga karena yang merayu Soekarno adalah Ike, seorang pria tua. Ike itu adalah D. Dwight Eisenhower, presiden AS di masa itu.



Allen Pope Di tangkap gan

Kali ini Negara digdaya itu dibikin malu Indonesia ketika Allen Pope ditembak jatuh di pulau Morotai. Lebih malu lagi, karena dengan tertangkapnya pilot itu, kedok AS dan CIA akhirnya terbuka. Kedok yang membuktikan AS melalui CIA sudah main api dengan di balik pemberontakan separatisme di Indonesia. Termasuk juga infiltrasi AS yang mempersenjatai para pemberontak itu.

Ini yang bikin Bung Karno geram, dan mulai memainkan kartu trufnya.Bung Karno yang tadinya dikerjai Amerika, sekarang balas mengerjai Amerika. Bung Karno sadar, tertangkapnya Allen Pope mendongkrak posisi tawar Indonesia di hadapan Amerika. Cerita selanjutnya adalah bagaimana Ike dan John F. Kennedy jadi repot dibuatnya.

Inilah moment bersejarah ketika Indonesia yang miskin untuk pertama kalinya punya posisi tawar tinggi di hadapan “juragan kaya”, Amerika.Bung Karno tidak cuma menuntut Amerika mesti minta maaf. Tapi masih ada sederet permintaan lain yang bikin Amerika “maju kena mundur kena”. Eisenhower minta Indonesia melepaskan pilot Allen Pope. Tapi Bung Karno tidak mau melepas begitu saja dengan gratis. Pilot itu adalah kartu truf-nya.

Inilah kisah bagaimana Bung Karno dengan amarah “memiting leher Allen Pope” sambil telunjuknya memberi isyarat agar Amerika mau bersimpuh di kaki Bung Karno (tentu saja ini hanya simbolisasi teatrikal).

Gantung Allen Pope! Hukum mati Allen Pope! Begitu gelombang protes di depan kedutaan AS di Jakarta setelah Allen Pope tertangkap. tahun 1958 itu . Rakyat Indonesia memang dibikin naik darah oleh kelakuan Allen Pope. Soalnya si pilot ini sudah menjatuhkan bom di Ambon yang memakan tak sedikit korban jiwa.

Mungkin bahkan Bung Karno sendiri waktu itu belum menyadari sesuatu. Yaitu buntut dari posisi tawar Indonesia tadi, Bung Karno telah memulai tonggak lahirnya sejarah armada baru bagi AURI, yaitu lahirnya skuadron Hercules di Indonesia. Armada ini kelak turut punya andil dalam merebut Irian Barat dari Belanda.Itu semua berawal dari negosiasi tarik ulur demi pembebasan seorang pilot yang bikin Amerika gelisah. Bagaimana tidak? Soalnya kalau tidak segera diselamatkan, bisa-bisa pilot itu buka mulut tentang info rahasia yang berkaitan dengan permainan CIA.


Nego Sm Presiden "Ike"

Bung Karno memang mata keranjang. Tapi pihak yang anti Bung Karno kadang memanipulasi sisi ini secara berlebihan. Sama halnya CIA yang menggunakan kelemahan don yuan-nya Bung Karno untuk menjatuhkan kredibilitas presiden RI di mata rakyatnya. Menjatuhkan Bung Karno adalah satu-satunya cara agar Amerika bisa bercokol kuat di Indonesia. Sudah dicoba segala cara agar Bung Karno jatuh, tidak berhasil juga. Dicoba dengan cara ancaman embargo, penghentian bantuan.....ehhh Bung Karno malah teriak, “Go to hell with your aid!”.

Akhirnya CIA pakai cara lain. Yaitu infiltrasi ke berbagai pemberontakan di Indonesia. Puncaknya terjadi dalam pertempuran di pulau Morotai, tahun 1958. Ketika itu TNI (pasukan marinir, pasukan gerak cepat AU, dan AD) menggempur Permesta, gerakan pemberontakan di Sulawesi Utara.

Persenjataan Permesta tidak bisa dianggap enteng. Soalnya ada bantuan senjata dari luar. Tadinya tudingan bahwa CIA adalah biang kerok semua ini masih dugaan saja. Ketika kapal pemburu AL dan mustang AU melancarkan serangannya, satu pesawat Permesta terbakar jatuh.

Sebelum jatuh, ada dua parasut yang tampak mengembang keluar dari pesawat itu. Parasut itu tersangkut di pohon kelapa. TNI segera membekuk dua orang. Yang satu namanya Harry Rantung anggota Permesta. Dan yang tak terduga, satunya lagi bule Amerika. Itulah si pilot Allen Pope. Dari dokumen-dokumen yang disita, terkuak Allen Pope terkait dengan operasi CIA. Yaitu menyusup di gerakan pemberontakan di Indonesia untuk menggulingkan Soekarno.

Tak pelak lagi, tuduhan bahwa Amerika dengan CIA adalah dalang pemberontakan separatis, bukan isapan jempol!Peristiwa tertangkapnya Allen Pope adalah tamparan bagi Amerika. Itu mungkin terwakili dalam kalimat Allan Pope ketika tertangkap. Setelah pesawat B-26 yang dipilotinya jatuh dihajar mustang AU dan kapal pemburu AL, komentar Pope: “Biasanya negara saya yang menang, tapi kali ini kalian yang menang”. Setelah itu dia masih sempat minta rokok.

Tapi sebetulnya yang lebih bikin malu Amerika bukan soal kalah yang dikatakan Pope tadi. Tapi tertangkapnya Allan Pope mengungkap permainan kotor AS untuk menggulingkan Soekarno. Amerika terus ngeyel menyangkal. Tapi bukti-bukti yang ada, akhirnya membungkam mulut Amerika.

Taktik kotor itu jadi gunjingan internasional. Tanpa ampun, kedok Amerika dengan CIA-nya berhasil dibuka Indonesia, lengkap dengan bukti-bukti telak. Amerika terpaksa berubah 180 derajat menjadi baik pada Soekarno. Semua operasi CIA untuk mengguncang Bung Karno (untuk sementara) dihentikan.

Amerika berusaha mati-matian minta pilotnya dibebaskan. Segala cara pun mulai dilakukan untuk mengambil hati Bung Karno. Eisenhower mengundang Soekarno ke AS bulan Juni 1960. Lalu Soekarno juga diundang John Kennedy di bulan April 1961. Di balik segala alasan diplomatik tentang kunjungan itu, tak bisa disangkal itu semua buntut dari cara Bung Karno memainkan kartunya terhadap Amerika.


Ktemu Kennedy

Selama periode itu, Bung Karno main tarik ulur dengan pembebasan Pope. Tarik ulur itu berjalan alot. Karena Bung Karno ogah melepaskan Pope begitu saja. Bung Karno sengaja berlama-lama “memiting leher” Allan Pope sebelum Amerika meng-iya-kan permintaan Indonesia. Amerika mati kutu. Tak ada jalan lain. Negosiasi pun segera dimulai. Negosiasi alot yang memakan waktu 4 tahun, sebelum akhirnya Allen Pope benar-benar bebas.


Dimulai dengan Ike atau Eisenhower yang membujuk, merayu dan mengundang Bung Karno ke Amerika. Namun sesudahnya Bung Karno tetap tidak mau tunduk diatur-atur Ike. Situasi mulai berubah sedikit melunak setelah kursi kepresidenan AS beralih ke John F. Kennedy.John Kennedy tahu, kepribadian Soekarno sangat kuat dan benci di-dikte. Karena itu dengan persahabatan dia mampu “merangkul” Soekarno. “Kennedy adalah presiden Amerika yang sangat mengerti saya”, kata Bung Karno.

Dengan John, negosiasi mulai mengarah ke titik terang. Berkaitan itu pula, John mengirim adiknya Robert Kennedy ke Jakarta. Robert membawa sejumlah misi, diantaranya: “bebaskan Pope”.

Buat Bung Karno, pilot itu dibebaskan atau tidak dibebaskan, hasilnya sama saja. Yaitu tidak membuat korban-korban bom si pilot bisa hidup kembali. Jadi kenapa tidak memanfaatkan saja ketakutan Amerika yang ciut kalau pilot itu buka mulut?Bung Karno memainkan kartu trufnya atas dasar apa yang dibutuhkan bangsa Indonesia pada waktu itu. Indonesia betul-betul sengsara dan kelaparan, jadi butuh uang dan nasi. Indonesia sedang bertempur melawan Belanda untuk merebut Irian Barat. Jadi butuh senjata, sejumlah perangkat perang dan armada tempur.

Permintaan Bung Karno itu tentu saja tidak disampaikan dengan cara mengemis. Tapi dengan cara yang menyeret Amerika untuk membuat interpretasi diplomatik. Mau tidak mau, isyarat diplomatik Soekarno bikin Amerika harus bisa membaca yang tersirat di balik yang tersurat.

Dibanding Ike alias Eisenhower, John Kennedy lebih peka membaca isyarat itu. Itulah yang dimaksud Bung Karno bahwa John Kennedy mengerti dirinya. John paham Indonesia butuh perangkat perang untuk merebut Irian Barat. Di antaranya armada tempur. Karena itu diajaknya Bung Karno mengunjungi pabrik pesawat Lockheed di Burbank, California. Di sana Bung Karno dbantu dalam pembelian 10 pesawat hercules tipe B, terdiri dari 8 kargo dan 2 tanker.


Nego niy sm kennedy bwad beli Hercules

Negosiasi pembebasan Allen Pope antara Ike dan Bung Karno tadinya alot. Tapi jadi licin jalannya dengan John. Dia tidak pelit membalas “kebaikan” Bung Karno yang memenuhi permintaan AS untuk membebaskan Allen Pope.

Hasilnya? Hercules dari Amerika, menjadi cikal bakal lahirnya armada Hercules bagi AURI (armada yang kelak ikut bertempur merebut Irian Barat). Bung Karno bisa membuat Amerika menghentikan embargo. Lalu menyuntik dana ke Indonesia. Juga beras 37.000 ton dan ratusan persenjataan perangkat perang. Kebutuhan itu semua memang sesuai dengan kondisi Indonesia saat itu.

Ternyata begini ini yang namanya negosiasi tingkat tinggi. Akhirnya Allen Pope dibebaskan secara diam-diam oleh suatu misi rahasia di suatu subuh, Februari 1962. Negosiasi itu seluruhnya tentu makan biaya yang tidak sedikit. Siapa yang mesti membayar semua itu? Konon rekening Permesta yang harus membayar ganti rugi akibat negosiasi itu. Sempat terdengar selentingan bahwa jalan by pass Cawang-Tanjung Priok dan Hotel Indonesia lama di Bundaran HI Thamrin, adalah wujud dari ganti rugi itu. Benarkah demikian? Wallahualam

Rabu, 29 Desember 2010

Tahun Baru

Horeee...Tahun Baru segera tiba!
Apa yang baru ya???
Harapan....
Strategi......
Istri????? halah.....istri baru = masalah baru hehehe...mari berbicara yang lain saja.
Banyak kenangan lama yang tertinggal di belakang dan bermain dalam ingatan. Semua kenangan pahit dan manis menjadi satu menjadi kekayaan batin yang luar biasa, menambah pengalaman dan kematangan dalam bertindak ke depan. Manusia adalah makhluk yang mengenang, rasanya tiada makhluk hidup lain yang bisa mengenang dan menghidupkan kenangan layaknya manusia.....saya nggak tahu apakah alien dengan teknologi misteriusnya juga memiliki kenangan.

Masa lalu kadang memberikan juga harapan akan masa depan, masa lalu bisa memberi kekuatan untuk bertindak, masa lalu adalah pembelajaran dan masa lalu membuat mereka yang mengerti selalu bersyukur. Seberapa pahit masa lalu pasti adalah pijakan yang baik untuk masa depan. Setidaknya itulah yang diharapkan oleh orang-orang yang berpikir positif. Akhirnya semua hanyalah kenangan....

Berbicara mengenai kenangan, ada beberapa baris syair berbahasa inggris yang membawa kenangan indah akan persahabatan, cinta dan kekuatan dari kebersamaan. Syairnya begini:

You place gold on my finger
you brought love like I'd never known
you give love to our children
and to me a reason to go on


You're my bread when I'm hungry
you're my shelter in troubled wind
you're my anchor in life's ocean

Don Williams' song You're My Best Friend

dan ini bagian yang menyentuh....But most of all....your're my best friend! Yah, bagian ini sering membuat saya menangis....cengeng...melankolis....terharu...dll....

Ya...sahabat atau bestfriend dalam segala bentuknya apakah dia istri, saudara, pacar, kawan lama adalah sebagian dari hidup kita. Berbagi dengan sahabat adalah masa-masa yang indah, dimana kita menemukan kawan dan kekuatan. Saat ini adalah saat untuk berbagi bersama teman dan sahabat....melewatkan tahun yang lama dan menyambut tahun baru bersama teman dan sahabat adalah saat-saat yang paling indah.

Adakah hal paling indah dalam hidup ini selain BERBAGI????

Salam Harapan dan Kenangan
Nagan Tengah, akhir Desember 2010

Selasa, 07 Desember 2010

Sadumuk Bathuk Sanyari Bumi Sun Belani Nganti Tumekaning Pati

Judul di atas tersebut bener nggak nulisnya saya tidak tahu dan mohon dimaafkan. Yang jelas saya sering mendengarnya dulu dimasa kejayaan TVRI Jogja menayangkan siaran "kethoprak" yaitu semacam drama tradisional yang biasanya diambil dari fragmen sejarah atau babad tanah jawa atau apapun yang berbau jaman feodal.

Sadumuk bathuk, artinya kurang lebih walau hanya selebar jidat....lha kalau jidat saya atau jidat Mario Teguh memang lebaaarrrrr hehehe... Sedangkan Sanyari bumi artinya kurang lebih tanah sejengkal. Bagi orang Jawa, itulah harga suatu kehormatan, sadumuk nanging kuwi kan bathuk, sanyari tapi iku kan bumi tumpah darah....ibaratnya kalian boleh menghina saya sepuasnya tapi jangan mencoba merebut kehormatan sejati saya. Sun belani nganti tumekaning pati....artinya akan saya (Sun) bela kalau perlu sampai mati.

Kehormatan Sejati

Dalam ajaran yang diturunkan oleh leluhur, kehormatan sejati tidak dinilai dengan uang dan materi tetapi dinilai dari seberapa teguh seseorang berpijak pada keyakinannya. Keyakinan itu menimbulkan iman, dan iman itu mampu memindahkan gunung, begitu kata kitab suci. Siapa pun yang mampu bertahan dalam keyakinannya sampai mampu ibaratnya memindahkan gunung, maka dia pasti akan dihormati. Apakah dia berasal dari kalangan bangsawan, brahmana ataupun rakyat kaum sudra.

Keyakinan yang kuat mampu memancarkan aura kewibawaan, dan jika dikomunikasikan dengan baik maka akan dapat mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama dengan satu komitmen dan tujuan bersama berusaha mencapai tujuan itu. Inilah inti sebenarnya dari LEADERSHIP! Keyakinan!

Lha trus hubungane karo Sadumuk Bathuk iku apa Mbah?????

Halah....iya nglantur ngomongnya. Nah, sadumuk bathuk sanyari bumi itu adalah ibarat orang kalau sudah memiliki keyakinan yang teruji maka setialah pada keyakinan tersebut, jangan mencla-mencle....esok dhele sore tempe, mbengi gembus.....lha rak malah tekan gembus barang, saruuuuu!!!!!

Ya itulah kalau orang plintat-plintut kan saru....memalukan! Seorang pemimpin sejati adalah seorang yang yakin atas nilai-nilai yang dianutnya dan berani memperjuangkan nilai-nilai tersebut. Begitulah kira-kira maksud dari kalimat Sadumuk bathuk sanyari bumi......


Salam dari seorang musafir

Banjarbaru 1 Suro tahun ini juga